Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts

Monday, July 14, 2014

MEMBUAT KULIT PISANG UNTUK PUPUK TANAMAN


Kulit pisang ternyata bisa digunakan sebagai pupuk untuk tanaman kesayangan Anda.

1. Nutrisi dari Kulit Pisang

Kulit pisang juga kaya akan kalium dan fosfor, sama seperti buah pisang yang biasa kita konsumsi.

Kulit pisang menjadi sumber organik yang baik untuk memberikan nutrisi pada tanaman.

Cara termudah menggunakan kulit pisang sebagai pupuk yaitu dengan menempatkannya di atas tanah di sekitar tanaman.

Kulit pisang akan diuraikan oleh beberapa mikroorganisme yang ada di dalam tanah.

Kulit pisang juga bisa dicacah atau diiris menjadi potongan-potongan kecil kemudian dicampur dengan pupuk yang biasa Anda gunakan.

Anda juga bisa menggali sedikit tanah di sekitar tanaman, kemudian taruh kulit pisang ke dalam lubang galian tersebut, lantas tutup kembali dengan tanah.

Mengubur kulit pisang ke dalam tanah akan mempercepat proses penguraian sehingga nutrisi dari kulit pisang akan lebih mudah diserap akar.

2. Humus Kulit Pisang

Karena berdaging dan lembab, kulit pisang juga dapat digunakan sebagai humus.

Kulit pisang bisa menahan air dengan efisien. Anda dapat menempatkan kulit pisang ke dalam kantong plastik dan membuat lubang kecil pada kantong plastik tersebut.

Kantong ini bisa ditempatkan dimana Anda biasa menempatkan persediaan humus.

Tidak perlu khawatir bila kulit pisang mulai hancur atau membusuk, Anda bisa selalu menambahkan kulit pisang segar ke dalam kantong plastik tersebut.


Karung goni bisa menjadi alternatif pilihan ramah lingkungan. Karena berpori, maka Anda tidak perlu membuat lubang tambahan pada karung goni.

Anda juga bisa mencuci serta membersihkan karung goni tersebut dan menggunakannya kembali.

3. Kompos Kulit Pisang

Orang yang gemar berkebun biasanya memiliki persediaan pupuk kompos di kebun mereka.

Banyak sampah dapur yang bisa dibuat menjadi pupuk kompos, seperti sampah sayuran, kulit kentang, kulit apel, pir, kulit telur, termasuk kulit pisang.

Menggunakan pupuk kompos yang terdiri dari berbagai macam komponen dianggap menguntungkan karena semakin memperkaya nutrisi untuk tanaman, seperti kalsium, fosfor, kalium, nitrogen, serta mikronutrisi lainnya.

Anda bisa menggunakan pot bunga yang tidak digunakan menjadi tempat sampah kompos.

Bila tidak ada, Anda bisa juga menggunakan kantong plastik besar untuk menaruh semua sampah kompos. Gali sebuah lubang di area kebun dan taruh kantong plastik tersebut ke dalam lubang, kemudian tutup kembali.

Dalam waktu sekitar 2-3 minggu, semua komponen sampah organik akan terdegradasi menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk semua tanaman di kebun.

Tanaman Apa Saja yang Bisa Dipupuk dengan Kulit Pisang?

Kulit pisang sebagai pupuk bagus untuk sejumlah tanaman, misalnya mawar. Bunga mawar akan mekar lebih besar ukurannya dan warnanya akan lebih cerah.

Pupuk yang terbuat dari kulit pisang juga bagus untuk tomat, kentang, stroberi, dan pohon pisang itu sendiri.

Selain kulitnya, bisa juga menambahkan buah pisang agar tanaman Anda lebih subur dan cepat berbunga serta berbuah.

Tidak perlu selalu pisang yang bagus, Anda bisa menggunakan pisang hampir busuk yang tidak termakan untuk menghemat biaya.

Sunday, July 13, 2014

Media Tanam Hidroponik


Jenis media tanam yang digunakan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Media yang baik membuat unsur hara tetap tersedia, kelembaban terjamin dan drainase baik. Media yang digunakan harus dapat menyediakan air, zat hara dan oksigen serta tidak mengandung zat yang beracun bagi tanaman.

Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai media tanam dalam hidroponik antara lain pasir, kerikil, pecahan batu bata, arang sekam, spons, dan sebagainya. Bahan yang digunakan sebagai media tumbuh akan mempengaruhi sifat lingkungan media. Tingkat suhu, aerasi dan kelembaban media akan berlainan antara media yang satu dengan media yang lain, sesuai dengan bahan yang digunakan sebagai media.

Arang sekam (kuntan) adalah sekam bakar yang berwarna hitam yang dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna, dan telah banyak digunakan sabagai media tanam secara komersial pada sistem hidroponik.

Komposisi arang sekam paling banyak ditempati oleh SiO2 yaitu 52% dan C sebanyak 31%. Komponen lainnya adalah Fe2O3, K2O, MgO, CaO, MnO, dan Cu dalam jumlah relatif kecil serta bahan organik. Karakteristik lain adalah sangat ringan, kasar sehingga sirkulasi udara tinggi karena banyak pori, kapasitas menahan air yang tinggi, warnanya yang hitam dapat mengabsorbsi sinar matahari secara efektif, pH tinggi (8.5 – 9.0), serta dapat menghilangkan pengaruh penyakit khususnya bakteri dan gulma.



Oksigen
Keberadaan Oksigen dalam sistem hidroponik sangat penting. Rendahnya oksigen menyebabkan permeabilitas membran sel menurun, sehingga dinding sel makin sukar untuk ditembus, Akibatnya tanaman akan kekurangan air. Hal ini dapat menjelaskan mengapa tanaman akan layu pada kondisi tanah yang tergenang.

Tingkat oksigen di dalam pori-pori media mempengaruhi perkembangan rambut akar. Pemberian oksigen ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: memberikan gelembung-gelembung udara pada larutan (kultur air), penggantian larutan hara yang berulang-ulang, mencuci atau mengabuti akar yang terekspose dalam larutan hara dan memberikan lubang ventilasi pada tempat penanaman untuk kultur agregat.


Air
Kualitas air yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman secara hidroponik mempunyai tingkat salinitas yang tidak melebihi 2500 ppm, atau mempunyai nilai EC tidak lebih dari 6,0 mmhos/cm serta tidak mengandung logam-logam berat dalam jumlah besar karena dapat meracuni tanaman

Kelebihan Menanam anggrek secara hidroponik

anggrek cantik

Hidroponik (hydroponic) adalah metode bertanam tanpa tanah. Ada beberapa sistem yang dapat digunakan, tetapi secara umum semuanya memiliki kesamaan.

Hidroponik dilakukan dengan menuangkan air yang telah dicampur nutrisi pada substansi yang disebut agregat. Di agregat itulah akar tanaman menempel.

Berikut adalah beberapa kelebihan bertanam anggrek secara hidroponik:

- Mudah dilakukan

- Tidak memerlukan penyiraman secara rutin

- Bebas dari penyakit

- Anggrek tumbuh lebih cepat

- Tidak memerlukan banyak perawatan

Mananam anggrek secara hidroponik, berarti tanaman ditempatkan dalam pot khusus yang diisi agregat. Agregat berfungsi menahan air kaya nutrisi.

Selain itu, agregat yang berpori menyebabkan sirkulasi udara berlangsung lebih lancar.

Setelah anggrek ditanam dalam agregat, hal yang perlu dilakukan pemilik hanya menambahkan larutan air yang telah dicampur dengan nutrisi tanaman. Anggrek akan mendapatkan manakan dari larutan air tersebut.

Dengan metode hidroponik, tidak diperlukan menyiram secara rutin tanaman anggrek Anda. Larutan nutrisi hanya perlu ditambahkan sesekali saja. Bandingkan dengan bertanam secara konvensional yang mengharuskan Anda menyiram setiap hari.


Anggrek hidroponik akan tumbuh lebih sehat. Mengapa? Karena anggrek hidroponik tidak memerlukan tanah, maka kemungkinan untuk mendapatkan penyakit dari tanah menjadi bisa dihilangkan. Anda tidak perlu khawatir tentang pembusukan akar dan penyakit lainnya.

Larutan nutrisi yang digunakan pada anggrek hidroponik dapat dibeli secara mudah dan biasanya disediakan satu paket dengan agregat (media tanam). Nutrisi ini tersedia dalam bentuk organik atau kimia (anorganik).

Ada beberapa media tanam yang dapat digunakan untuk menumbuhkan anggrek hidroponik. Diantaranya adalah LECA, Lava Rock, dan Aliflour.

1. LECA – (lecation) – merupakan agregat tanah liat yang dibuat menjadi pelet. Pelet tanah liat dipanaskan hingga 2000 derajat sehingga mengeras dengan pori-pori kecil di dalamnya.

Pori-pori ini berfungsi sebagai penyimpan larutan nutrisi sekaligus tempat sirkulasi udara.

2. Lava Rock – merupakan produk alami yang digali dari tanah dan digunakan sebagaimana adanya. Sesuai namanya, Lava Rock banyak ditemukan di dekat gunung berapi.

3. Aliflour – mirip dengan lecation namun tidak dipanaskan dengan suhu tinggi. Hal ini membuat aliflour lebih lunak dan mudah hancur.

Menggunakan sistem hidroponik, anggrek tumbuh 30%-50% lebih cepat dibanding menanamnya di tanah.

Selain itu, anggrek hidroponik juga memerlukan perawatan lebih sedikit dibanding bertanam secara konvensional.[]

Manfaat Bercocok Tanam Sistem Hidroponik

Pada gambar dibawah ini jelas terlihat tanaman sawi yang tumbuh subur di atas akuarium ikan. Inilah keuntungan hidroponik mudah di terapkan dan di aplikasikan terutama di daerah perkotaan, halaman yang sempit tidak jadi masalah.



Keuntungan Hidroponik - Ramah Lingkungan

Keuntungan hidroponik lainnya adalah tidak tergantung dengan tanah dan wadah media (pot) bahkan dengan menggunakan botol mineral bekas pun kita bisa bertanam hidroponik. 

Beberapa keuntungan hidroponik lain yaitu, tanaman dapat tumbuh lebih subur karena kondisi media tanam dan nutrisi hidroponik terjaga dan di atur sedemikian rupa sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

Keuntungan Hidroponik Sederhana
Dari sisi psikologis keuntungan hidroponik dan manfaat hidroponik juga memberikan kesenangan dan kepuasan tersendiri melihat tanaman yang kita tanam tumbuh subur, apalagi jika tanaman sayuran tentu bisa bermanfaat karena bisa di konsumsi dan tentunya menghemat pengeluaran dapur. 
://carahidroponik.blogspot.com

PANDUAN MENANAM CARA HIDROPONIK

Hidroponik merupakan cara atau teknik bercocok tanam dengan menggunakan media tanam non tanah atau selain tanah. Media tanaman hidroponik dapat berupa sekam bakar, cocopeat, pasir kerikil rockwool dan lan-lain. Cara menanam hidroponik dapat dilakukan dimana saja contohnya di halaman rumah anda, wadahnya pun bisa menggunakan apa saja pot, drum bekas, kaleng bekas cat atau bahkan botol mineral bekas. 




Cara menanam hidroponik sebenarnya sangat cocok untuk diterapkan di daerah perkotaan atau daerah urban, karena banyak manfaatnya diantaranya hemat tempat dan ramah lingkungan. Contoh tanaman hidroponik yang sangat mudah untuk di tanam dengan cara menanam hidroponik adalah jenis tanaman sayuran daun seperti sawi, kangkung, pakcoy, kailan, seledri, kemangi dan lain sebangainya. 


Hal yang harus diperhatikan dalam cara menanam hidroponik adalah media tanam dan nutrisi hidroponik atau pupuk hidroponik. Pastikan media tanam cukup poros sehingga air dan nutrisi dapat di serap oleh akar tanaman tapi juga cukup kokoh untuk menopang tanaman hidroponik.

Tahapan Cara menanam hidroponik

1. Penyemaian Benih
Semai benih pada tray atau wadah semai, gunakan benih yang tingkat germinasinya diatas 80%. Media semai yang baik dan umum digunakan adalah rockwool. Rockwool sangat praktis karena memiliki daya serap air yang tinggi dan steril. Jika benih telah cukup umur pindahan ke media tanam
Media Semai Rockwool


2. Penyiapan media tanam
Gunakan media tanam yang poros bisa campuran sekam bakar dan pasir kerikil, atau campuran rockwool dan pasir kerikil. Tempatkan media tanam pada wadah yang diinginkan seperti pot atau kaleng bekas.

3. Pemberian Nutrisi
Gunakan nutrisi hidroponik yang tepat, pemberian nutrisi dalam cara menanam hidroponik sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Anda bisa meracik sendiri atau membeli nutrisi hidroponik di pasaran. Pemberian nutrisi bisa dengan cara siram manual pagi dan sore hari, atau jika anda ingin lebih praktis anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick silahkan cek pada gambar. Sumbu (bisa dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas) akan mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman. Teknik wick ini adalah salah satu teknik hidroponik sederhana.
Teknik Wick Hidroponik Sederhana

4. Perawatan
Perawatan pada sistem hidropinik pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan perawatan pada penanaman sistem konvensional seperti pemangkasan, pembersihan gulma dll.

Thursday, October 17, 2013

MANISNYA JERUK NABIRE


Aktivitas jual beli buah lokal di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang, Banten, Senin (14/5/2012). Buah lokal tetap diminati di tengah serbuan sayur dan buah impor yang menurut Kementerian Perdagangan pada tahun 2011 lalu nilai total impor sebesar 735 juta Dollar AS. Jeruk Bali dari Madiun di pasar tersebut dijual seharga Rp. 1.500 hingga Rp. 7000 per buah tergantung dari ukuran jeruk.

Jeruk nabire memiliki rasa manis yang khas. Meskipun sebagian kulit luar tampak masih hijau, sesungguhnya jeruk itu sudah matang dan siap dikonsumsi. Inilah salah satu oleh-oleh khas Papua. Jeruk ini mulai dibudidayakan tahun 1991-1992 oleh warga transmigrasi asal Jawa.

Namun, jeruk ini baru populer di sebagian daratan Papua tahun 2000-an. Pohon jeruk manis mirip sunkist ini memiliki tinggi 3-4,5 meter. Sentra budidaya jeruk ini di Satuan Permukiman (SP) 3 Nabire. Namun, lambat laun, lahan jeruk berkurang karena sebagian besar lahan diambil alih penduduk lokal dengan alasan lahan transmigran itu telantar. Hampir separuh kawasan itu dikuasai penduduk asli.

Pengamatan di SP 3 Nabire awal Mei lalu menunjukkan, sebagian jeruk yang sudah berusia sekitar 20 tahun mulai keropos, kering, dan tak berbuah. Batang jeruk hitam-keputihan berbintik, dihinggapi serangga (semut). Dahan, ranting, dan carang jeruk pun mengering.

Wakidiantono (50), petani jeruk di SP 3 Nabire, mengatakan, memiliki lahan seluas 2.500 meter persegi dari total lahan satu hektar yang dimiliki sejak awal datang, tahun 1981. Sekitar 7.000 meter persegi lahan sudah diambil alih pemilik. Sisa lahan 500 meter persegi untuk rumah tinggal dan pekarangan.

”Keuntungan hanya Rp 1,5 juta per musim panen. Tapi ini belum termasuk biaya pupuk, penyemprotan, dan lainnya sehingga total pengeluaran Rp 1,4 juta. Tidak untung banyak karena tengkulak datang langsung ke lokasi. Biasanya mereka borong 1 peti sekitar 50 kilogram (kg) dengan harga Rp 120.000. Jeruk yang saya panen berkisar antara 13-15 peti atau Rp 1.560.000-Rp 1.800.000 per musim panen,” kata Wakidianto.

Ia tidak semata bergantung pada jeruk. Wakidianto masih beternak tiga ekor sapi dan ayam potong untuk mengatasi kesulitan lahan olahan yang semakin sempit. Jeruk-jeruk itu bertahan hanya hingga 10 hari sehingga petani pun tidak mempertahankan harga yang ditetapkan tengkulak. Mereka terpaksa menyetujui permintaan tengkulak.

Menurut Ketua Kelompok Tani Jeruk Nabire, Mulutdiono (49), satu pohon jeruk biasanya menghasilkan 10 kg buah, tetapi dipanen secara bertahap, sampai enam kali dalam setahun. Harga jeruk Rp 4.000 per kg, langsung di pohon, tetapi di tangan tengkulak menjadi Rp 7.000- Rp 8.000 per kg.

Dihantam penyakit

Namun, penyakit jeruk dalam lima tahun terakhir membuat petani setempat tak lagi tertarik membudidayakan jeruk. Gejala pohon yang diserang hama, tampak berbuah sangat lebat tetapi memasuki usia 5-10 hari, tiba-tiba daun mengering, rontok, kemudian mati.

”Petugas PPL yang datang ke lokasi pun mengaku tidak tahu jenis hama dan cara mengatasi. Mereka hanya menyarankan kulit pohon jeruk dikupasi keliling dengan lebar sekitar 5 cm kemudian dibaluti kapur. Itu pun kami sudah lakukan, tetapi tidak berhasil,” kata Mulutdiono.

Suparmin, transmigran asal Malang, Jawa Timur, memiliki satu hektar kebun jeruk. Panen pertama 190 peti (9.500 kg) dan panen kedua 170 peti (8.500 kg). Komoditas tersebut dijual dengan harga Rp 150.000 per peti. Dalam satu musim, dia berhasil mengumpulkan Rp 54 juta.

Saat terserang hama (jamur), bagian itu dipangkas (dipotong), atau bagian batang langsung dibaluti kapur sirih dan belerang. Pengetahuan itu diperoleh dari orangtuanya di Malang, yang juga pembudidaya jeruk.

Ia mengatakan, ada rencana dari Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua memperluas jeruk nabire. Tetapi persoalannya, sebagian lahan pertanian warga transmigrasi diambil alih penduduk asli tanpa alasan jelas.

”Mereka garap begitu saja, sambil mengatakan, kamu punya sertifikat dari pemerintah tetapi kami punya tanah, warisan dari leluhur. Kami juga ingin hidup di tanah sendiri. Nah, kalau mereka omong seperti itu, kami mau apalagi. Masalah ini sudah diketahui pemerintah setempat, tetapi belum ada tindakan,” kata Suparmin.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Nabire JS Maniani mengatakan, total luas lahan jeruk nabire sekitar 10.188 hektar dengan produksi rata-rata 62.800 ton per tahun. Jeruk dikembangkan bersamaan dengan kehadiran transmigran, yang menyebar dari pinggiran kota Nabire, yakni Morgomulyo sampai kampung Bumi Raya, 15 km dari Nabire.

Buah primadona

Jeruk nabire merupakan buah primadona Papua, selain matoa. Rasa jeruk sama manis dengan jeruk impor, meskipun jeruk nabire tidak tampak seperti jeruk impor asal China.

”Jeruk nabire pernah dipesan Istana Negara untuk peringatan 17 Agustus 2010. Kami kirim 250 kg dan mendapat sambutan luar biasa. Mereka mengapresiasi jeruk itu dan terus mendorong agar pemkab dan pemprov terus memperluas areal tanaman jeruk yang ada,” kata Maniani.

Jeruk nabire biasanya dikirim ke Manado, Sorong, Biak, Manokwari, Jayapura, dan Timika. Tetapi jeruk ini kalah bersaing dengan jeruk impor yang membanjiri sejumlah swalayan, toko buah, dan pasar di sejumlah kabupaten di Papua.

Pengamatan di Bandara Nabire, ratusan calon penumpang yang hendak keluar dari Nabire menenteng jeruk yang sudah dalam bentuk kemasan dengan ukuran 4 kg-6 kg. Ternyata jeruk nabire lebih diminati warga Jayapura, Timika, Manokwari dan Sorong ketimbang jeruk impor.

Jerson Kapouw, warga Sentani, Jayapura, penikmat jeruk nabire ditemui di Bandara Nabire mengatakan, jeruk impor yang ada di sejumlah toko dan swalayan Jayapura airnya tidak banyak sehingga hanya terasa seperti gabus saat dikunyah.

Jeruk impor sengaja diproses dengan bahan kimia sehingga buahnya kelihatan besar, tetapi kulitnya lebih tebal. Daging jeruk pun sedikit. Tetapi jeruk nabire rasanya manis, isinya padat, berair penuh, dan tidak ada pupuk atau bahan kimia seperti jeruk impor. ”Manisnya itu, kitong suka,” kata Kapouw.

sumber: kompas.com

Tuesday, August 13, 2013

Aneka Manfaat dari Si Penyebar Bau


Aneka Manfaat dari Si Penyebar Bau.

Pohonnya rindang dan memberikan keteduhan. Ketika besar, tingginya dapat mencapai 25 meter dan diameter batang hingga 40 sentimeter. Batangnya tidak berbanir dan tumbuh tegak lurus. Terhitung dari muka tanah hingga tiga meter ke atas, tidak ada percabangan.


Ciri khas pohon jengkol juga dapat dilihat dari warna daun yang berwarna merah ungu. Dan, “sewaktu berbunga, pohon itu terlihat semakin cantik. Karena rindang, jengkol juga cocok sebagai tanaman peneduh tepi jalan,” kata Dr Ismayadi Samsoedin, ahli tanaman dan hutan kota dari Badan Penelitian Pengembangan Kehutanan, Kementrian Kehutanan.

Jengkol adalah tanaman asli Indonesia yang juga menyebar ke negara di wilayah ASEAN, seperti Malaysia, Thailand, Laos, Burma, dan Filipina. Tanaman ini tumbuh di wilayah dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter pada berbagai tipe tanah.

Menurut Ismayadi, jengkol yang masih satu keluarga dengan sengon (yang terkenal sebagai tanaman kayu yang baik) termasuk tanaman dengan pertumbuhan yang cepat. Dalam satu tahun, tumbuhan asli Indonesia ini dapat tiga kali berbunga yang kemudian menjadi buah.

“Selain itu, kawan-kawan dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) bilang khasiat jengkol ini begitu banyak. Dan sekarang diminati orang,” tambah Ismayadi. Jengkol sudah banyak diketahui memiliki beragam khasiat yang baik untuk kesehatan kita. Buah jengkol mengandung unsur Kalium yang tinggi dan berguna dalam menjaga fungsi jantung. Daunnya dapat digunakan untuk obat diabetes setelah direbus dengan air dan kemudian diminum. 

Bagi sebagian masyarakat yang bermukim di wilayah barat Tanah Jawa, jering—begitu tanaman ini disebut warga—jengkol menjadi “kawan nasi” yang mengundang terbitnya liur.

“Jengkol masih muda sekali paling enak dilalap. Kira-kira umur dua bulan lah. Buahnya dikupas dan diambil dalamnya. Buah itu dicolek dengan sambal terasi yang dicampur dengan ikan teri. Sedap betul itu,” Ismayadi menjelaskan kebiasaan warga saat menikmati jengkol sembari terkekeh.

Jengkol yang beredar di pasar-pasar tradisional sebetulnya sudah berumur tua. “Namanya, sepi,” kata Ismayadi. Setelah menjadi buah dan berusia tiga bulan di pohon, jengkol kemudian di panen. Buah yang sudah dikupas disimpan dalam tanah selama dua minggu. Ketika buah sudah akan menjadi kecambah, jengkol itu diambil dan dijual di pasar. “Buah jengkol inilah yang dijadikan semur di dalam rumah makan Padang,” ujar penulis buku bertajuk “Hutan Kota dan Keanekaragaman Jenis Pohon di Jabodetabek.” (bersama Tarsoen Waryono).

Jengkol juga sudah dikenal sejak masa penjejahan Belanda. Penjajah Belanda sudah mengetahui keberadaan tamanan yang menghasilkan buah sebagai bahan dasar masakan. Namun, “mereka tidak menyukai baunya,” ujar Ismayadi, tertawa.

Kelangkaan Burung Menjadi Salah Satu Indikator Rusaknya Alam

Seekor rangkong (kemungkinan rangkong badak, Buceros rhinoceros) di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. (Reynold Sumayku/NGI)
Keberadaan jenis burung di satu daerah ternyata menjadi indikator baik atau tidaknya kelestarian alam di lokasi tersebut. "Punahnya satu jenis burung endemis bisa mengindikasi bahwa ada kerusakan dalam kelestarian alam di sekitarnya," ujar Advisor Conservation Research Burung Indonesia, Ria Saryanthi, Jumat (5/7) lalu.

Burung menjadi entry point bagi pelestarian alam secara keseluruhan dan upaya konservasi terhadap keanekaragaman hayati. Dalam "Seminar Internasional Hutan dan Biodiversitas yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara, Burung Indonesia turut mempromosikan profil penyusunan ekosistem Wallacea.

"Wallacea memiliki keragaman hayati luar biasa yang perlu dilestarikan. Sayangnya, investasi untuk konservasi di kawasan ini masih kalah jauh dibanding kawasan lain di Indonesia, misalnya Sumatra dan Kalimantan," tutur Direktur Eksekutif Burung Indonesia Agus Budi Utomo.

Profil penyusunan ekosistem untuk kawasan Wallacea sendiri secara resmi diluncurkan pada 1 Juni 2013. Profil ini akan memuat wilayah prioritas untuk aksi penyelamatan, sekaligus menjadi pedoman bagi CEPF dalam mengucurkan dana hibah senilai US$5 juta selama lima tahun mendatang.

"Hibah tersebut akan diberikan kepada organisasi non-pemerintah untuk mendukung upaya-upaya konservasi di wilayah Wallacea," tambah Ria.

The Critical Ecosystem Partnership Fund (CEPF) atau Dana Kemitraan Ekosistem Kritis yang secara resmi menunjukkan perhatiannya pada penyelamatan kawasan penting bagi keragaman hayati Indonesia dan Timor Leste, Wallacea.

Kawasan Wallacea meliputi kepulauan Nusantara di sebelah timur Bali hingga sebelah barat Papua (Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara) serta Timor Leste. Wallacea dipilih dalam program ini karena kaya keragaman hayati.

Namun, keragaman hayati tersebut terancam perusakan, pemanfaatan berlebihan, dan invasi jenis-jenis asing. Wallacea juga terkenal dengan jenis-jenis endemis alias khas yang tidak dijumpai di tempat lain, tetapi sebagian di antaranya telah masuk dalam daftar jenis terancam punah IUCN.

Penyusunan profil akan selesai sebelum pertengahan 2014. Burung Indonesia merupakan organisasi yang bertindak sebagai koordinator konsorsium tim penyusun profil. Tim penyusun profil juga berasal dari organisasi Wildlife Conservation Society, BirdLife International, Samdhana Institute, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir, dan Lautan Institut Pertanian Bogor.

Tuesday, July 2, 2013

KHASIAT LEMON BAGI KESEHATAN


KHASIAT LEMON BAGI KESEHATAN
Taruh 2-3 irisan tipis lemon didalam cangkir yg berisi air minum. Air itu akan menjadi "air alkali". Minum sepanjang hari dengan hanya menambahkan air. Jadikan itu sebagai minuman sehari-hari. Itu baik untuk kesehatan. Institute of Health Sciences, 819 N. L.L.C.Charles Street Baltimore, MD1201. 

Ini adalah yg terbaru dibidang pengobatan, efektif untuk kanker! Lemon (Citrus) adalah produk ajaib untuk membunuh sel Kanker yang 10,000 kali lebih kuat dari chemotherapy. 

Mengapa kita tidak tahu tentang ini? Karena ada laboratorium2 yg lebih tertarik untuk membuat versi sintetik yang menghasilkan keuntungan besar. Sekarang anda dapat menolong teman2 anda dengan memberi tahu bahwa lemon juice adalah menguntungkan dalam mencegah penyakit. Rasanya enak dan tidak menimbulkan akibat yg mengerikan seperti chemotherapy. Anda dapat memakan buah ini dengan berbagai cara: Anda dapat memakan ampasnya, sebagai juice, sorbets (eskrim)... dll. 

Walaupun mempunyai banyak khasiat, tapi yang sangat menarik adalah akibatnya terhadap cysts dan tumor. Tanaman ini sudah terbukti adalah obat untuk memberantas macam2 kanker. Dikatakan juga baik untuk mengatur tekan darah tinggi, anti depresi dan stress. 

Informasi yang didapatkan dari perusahaan obat terbesar didunia mengatakan bahwa sesudah melalui 20 test di laboratorium sejak th 1970, ekstrak dari buah lemon ini menghancurkan sel2 ganas dari 12 macam kanker termasuk usus besar, payudara, prostat, paru2 dan pankreas. Dan yang mengagumkan lagi ialah bahwa terapi macam ini dengan ekstrak dari Lemon hanya menghancurkan sel2 kanker yang ganas dan tidak mempengaruhi sel2 yg sehat. Institute of Health Sciences, 819 N.L.L.C. Cause Street , Baltimore, MD1201
 
Copyright 2010 info burung. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman