Showing posts with label Pepaya. Show all posts
Showing posts with label Pepaya. Show all posts

Tuesday, May 27, 2014

BERCOCOK TANAM PEPAYA

Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 700 – 1000 mdpl, curah hujan 1000 – 2000 mm/tahun, suhu udara optimum 22 – 26 derajat C dan kelembaban udara sekitar 40% dan angin yang tidak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan. Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air, pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6 -7.

PEMBIBITAN PEPAYA
1. Persyaratan Bibit/Benih
  • Biji-biji yang digunakan sebagai bibit diambil dari buah-buah yang telah masak benar dan berasal dari pohon pilihan. Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil biji-bijinya. Biji yang dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat yang teduh.
  • Biji yang segar digunakan sebagai bibit. Bibit jangan diambil dari buah yang sudah terlalu masak/tua dan jangan dari pohon yang sudah tua.

2. Penyiapan Benih
Kebutuhan benih perhektar 60 gram (± 2000 tanaman). disemai dalam polybag ukuran 20 x 15 cm. Media yang digunakan merupakan campuran 2 ember tanah yang di ayak ditambah 1 ember pupuk kandang yang sudah matang dan diayak ditambah 50 gram TSP dihaluskan 

3. Teknik Penyemaian Benih
  • Benih dimasukan pada kedalaman 1 cm kemudian tutup dengan tanah. Disiram setiap hari. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari. Pada saat ketinggiannya 15-20 cm atau 45-60 hari bibit siap ditanam.
  • Biji-biji tersebut bisa langsung ditanam/disemai lebih dahulu. Penyemaian dilakukan 2 atau 3 bulan sebelum bibit persemaian itu dipindahkan ke kebun.

4. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Pada persemaian biji-biji ditaburkan dalam larikan (barisan ) dengan jarak 5 – 10 cm. Biji tidak boleh dibenam dalam-dalam, cukup sedalam biji, yakni 1 cm. 

5. Pemindahan Bibit
Bibit-bibit yang sudah dewasa, sekitar umur 2 – 3 bulan dapat dipindahkan pada permulaan musim hujan.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM PEPAYA
1. Persiapan
Lahan dibersihkan dari rumput, semak dan kotoran lain, kemudian dicangkul/dibajak dan digemburkan.

2. Pembentukan Bedengan
- Bentuk bedengan berukuran lebar 200 – 250 cm, tinggi 20 – 30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedengan 60 cm.
- Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2 x 2,5 m.

3. Pengapuran
Apabila tanah yang akan ditanami pepaya bersifat asam (pH kurang dari 5), setelah diberi pupuk yang matang, perlu ditambah ± 1 kg Dolomit dan biarkan 1-2 minggu.

4. Pemupukan
Sebelum diberi pupuk, tanah yang akan ditanami pepaya harus dikeringkan satu minggu, setelah itu tutup dengan tanah campuran 3 blek pupuk kandang yang telah matang 

TEKNIK PENANAMAN PEPAYA

1. Pembuatan Lubang Tanam
  1. Lubang tanam berukuran 60 x 60 x 40 cm, yang digali secara berbaris. Biarkan lubang-lubang kosong agar memperoleh cukup sinar matahari. – - Setelah itu lubang-lubang diisi dengan tanah yang telah dicampuri dengan pupuk kandang 2 – 3 blek. Lubang – lubang yang ditutupi gundukan tanah yang cembung dibiarkan 2-3 hari hingga tanah mengendap. Setelah itu baru lubang-lubang siap ditanami. Lubang-lubang tersebut diatas dibuat 1-2 bulan penanaman.
  2. Apabila biji ditanam langsung ke kebun, maka lubang – lubang pertanaman harus digali terlebih dahulu. Lubang-lubang pertanaman untuk biji-biji harus selesai ± 5 bulan sebelum musim hujan.

2. Cara Penanaman
Tiap-tiap lubang diisi dengan 3-4 buah biji. Beberapa bulan kemudian akan dapat dilihat tanaman yang jantan dan betina atau berkelamin dua.

PEMELIHARAAN TANAMAN PEPAYA
1. Penjarangan dan Penyulaman
Penjarangan tanaman dilakukan untuk memperoleh tanaman betina disamping beberapa batang pohon jantan. Hal ini dilakukan pada waktu tanaman mulai berbunga.

2. Penyiangan
Kebun pepaya sama halnya dengan kebun buah-buahan lainnya, memerlukan penyiangan (pembuangan rumput). Kapan dan berapa kali kebun tersebut harus disiangi tak dapat dipastikan dengan tegas, tergantung dari keadaan.

3. Pembubunan
Kebun pepaya sama halnya dengan kebun buah-buahan lainnya, memerlukan pendangiran tanah. Kapan dan berapa kali kebun tersebut harus didangiri tak dapat dipastikan dengan tegas, tergantung dari keadaan.

4. Pemupukan
Pohon pepaya memerlukan pupuk yang banyak, khususnya pupuk organik, memberikan zat-zat makanan yang diperlukan dan dapat menjaga kelembaban tanah.
Cara pemberian pupuk:

  • Tiap minggu setelah tanam beri pupuk kimia, 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram TSP dan 25 gram KCl, dicampur dan ditanam melingkar.
  • Satu bulan kemudian lakukan pemupukan kedua dengan komposisi 75 gram ZA, 35 gram Urea, 75 gram TSP, dan 40 gram KCl
  • Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dengan komposisi 75 gram ZA, 50 gram Urea, 75 gramTSP, 50 gram KCl
  • Umur 6 bulan dan seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dengan 100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gramTSP, dan 75 gram KCl
  • Penyemprotan hati – hati pada saat berbunga agar tidak kena bunga yang mekar atau lebih aman bisa disiramkan.

5. Pengairan dan Penyiraman
Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan air yang tergenang. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan seksama. Apalagi di daerah yang banyak turun hujan dan bertanah liat, maka harus dibuatkan parit-parit. Pada musim kemarau, tanaman pepaya harus sering disirami.

HAMA DAN PENYAKIT PEPAYA
Kutu tanaman (Aphid sp., Tungau). Badan halus panjang 2 – 3 mm berwarna hijau, kuning atau hitam. Memiliki sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut, bersungut dan kaki panjang. Kutu dewasa, ada yang bersayap dan tidak. Merusak tanaman dengan cara menghisap cairan dengan pencucuk penghisap yang panjang di bagian mulut.

Apabila lahan telah ditanami pepaya, disarankan agar tidak menanam pepaya kembali, untuk mencegah timbulnya serangan nematoda. Tanaman yang terinfeksi oleh nematoda menyebabkan daun menguning, layu dan mati. Pengendalian : Siramkan PESTONA ke lubang tanam

PANEN DAN PASCA PANEN PEPAYA

1. Ciri dan Umur Panen
Tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang.

2. Cara Panen
Panen dilakukan dengan berbagai macam cara, pada umumnya panen/pemetikan dilakukan dengan menggunakan “songgo” (berupa bambu yang pada ujungnya berbentuk setengah kerucut yang berguna untuk menjaga agar buah tersebut tidak jatuh pada saat dipetik).

3. Periode Panen
Panen dilakukan setiap 10 hari sekali.

Monday, August 12, 2013

CARA BUDIDAYA PEPAYA

CARA BUDIDAYA PEPAYA
Langkah praktis budidaya pepaya yang dapat saya jabarkan di sini, bermaksud memakai bedengan bekas ditanami tanaman bernilai ekonomis tinggi, layaknya tempat bekas budidaya cabai, budidaya melon, budidaya tomat, budidaya terong dan lain-lain di mana didalam sistem budidayanya menggunakan sistem mulsa php ( plastik hitam perak ). dengan anggapan pemupukan basic waktu penanaman tanaman pertama cocok panduan budidaya yang telah saya jabarkan ( tengok budidaya cabai, budidaya melon, budidaya terong, budidaya tomat ).

Syarat tumbuh tanaman pepaya
tanaman pepaya tumbuh maksimal pada tempat berketinggian area pada 200-500 mdpl. tanaman pepaya memerlukan cahaya matahari penuh tanpa naungan, suhu hawa berkisar 22-26°c, ph tanah 6-7.

tanaman pepaya terhitung tanaman yang peka pada kekurangan serta berlebihan air. bila berlangsung kekurangan air, pertumbuhannya terhalang serta buah berupa tidak prima. namun bila berlebihan air ( terlebih ada genangan air ) akar tanaman tidak bisa bernafas dengan baik, hingga mudah diserang penyakit pemicu layu.

Persiapan tempat budidaya pepaya
Persiapan tempat budidaya pepaya meliputi pembuatan lubang tanam ( pembolongan mulsa ) pas di dalam bedengan dengan jarak tanam ideal 2, 75m zigzag. sistem tanam zigzag mempunyai tujuan melindungi kelembapan antar bedengan, terlebih waktu musim hujan. lubangi mulsa dengan panjang 40cm, lebar 40cm. dapat juga berupa bulat berdiameter 50 cm, lantas dikerjakan pembuatan lubang tanam dengan panjang 25cm, lebar 25cm, serta kedalaman 25cm. pemberian pupuk kandang fermentasi dikerjakan 2 minggu sebelum saat tanam sejumlah 0, 5kg/lubang tanam, pupuk npk 15-15-15 sejumlah 200 g/lubang tanam.

Persiapan pembibitan serta penanaman budidaya pepaya
Persiapan pembibitan budidaya pepaya memerlukan rumah atau sungkup pembibitan membuat perlindungan bibit muda. lantas sediakan media semai dengan komposisi 20 liter tanah, 10 liter pupuk kandang, serta 150 g npk halus. media campuran dimasukkan ke didalam polibag semai berukuran 8cmx10cm. benih disemaikan ke saat media sejumlah 1 butir/media. untuk mempercepat perkecambahan benih permukaan media ditutup dengan kain goni ( dapat juga menggunakan mulsa php ), dijaga didalam situasi lembab.
pembukaan penutup permukaan media semai dikerjakan jika benih telah berkecambah, baru lantas benih disungkup menggunakan plastik transparan. pembukaan sungkup diawali jam 07. 00 - 09. 00, di buka lagi jam 15. 00-17. 00. usia 14 hari menyambut tanam sungkup mesti di buka dengan penuh untuk penguatan tanaman. penyiraman janganlah terlampau basah, dikerjakan tiap-tiap pagi. penyemprotan kimiawi menggunakan fungisida memiliki bahan aktif simoksanil serta insektisida memiliki bahan aktif imidakloprid dikerjakan usia 30 hss ( hari sesudah semai ). dosis/konsentrasi ½ dosis/konsentrasi paling rendah. bibit berdaun sejati 4 helai siap geser tanam ke tempat. 



Penyulaman budidaya pepaya
Penyulaman budidaya pepaya dikerjakan hingga usia tanaman 1, 5 bln.. tanaman yang telah terlampau tua jika tetap terus disulam dapat punya pengaruh pada pengendalian hama penyakit.

Perempelan budidaya pepaya
Perempelan tunas samping dikerjakan pada tunas yang keluar di ketiak daun. mempunyai tujuan meningkatkan perkembangan vegetatif tanaman, supaya tanaman pepaya tumbuh kekar, selain itu juga melindungi kelembapan waktu tanaman pepaya telah dewasa. dikerjakan hingga timbulnya bunga pertama.

Sanitasi tempat serta pengairan budidaya pepaya
Sanitasi tempat budidaya pepaya meliputi : pengendalian gulma/rumput, pengendalian air waktu musim hujan hingga tidak nampak genangan.
pengairan diberikan dengan terukur, dengan penggenangan atau pengeleban 2 minggu sekali bila tidak turun hujan. penggenangan janganlah terlampau tinggi, batas penggenangan cuma 1/3 tinggi bedengan.

Pemupukan susulan budidaya pepaya
Pupuk akar diberikan 1 bulan sekali dengan langkah pengocoran, yakni pada usia 1-4 bln. dosisnya 4kg npk 15-15-15 dilarutkan didalam 200lt air, setiap tanaman pepaya diberikan 1lt. namun usia diatas 4 bln. dosisnya 5kg npk 15-15-15, 1kg zk dilarutkan didalam 200lt air, setiap tanaman pepaya diberikan 1lt.
pupuk daun kandungan nitrogen tinggi diberikan usia 1 bln., 2 bln. serta 3 bln., namun kandungan phospat serta kalium tinggi diberikan usia diatas 6 bln..

Hama tanaman pepaya

kutu daun
Kutu daun mengisap cairan tanaman pepaya terlebih pada daun muda, kotoran kutu berasa manis hingga menggundang semut. daun pepaya diserang alami klorosis ( kuning ), menggulung serta mengeriting, selanjutnya tanaman pepaya kerdil. pengendalian kimiawi menggunakan insektisida memiliki bahan aktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. dosis/konsentrasi cocok panduan pada kemasan.

kutu putih
Kutu putih berupa bulat serta berwarna kehijauan, seluruh tubuhnya diselumuti susunan lilin berwarna putih. hama menyerang tanaman pepaya dengan langkah menghisap cairan daun serta menyelubungi buah pepaya. serangan pada bunga mengakibatkan kerontokan. kotorannya amat manis hingga mengundang semut. pengendalian kimiawi menggunakan insektisida memiliki bahan aktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. dosis/konsentrasi cocok panduan pada kemasan.

Kutu kebul
Hama ini berwarna putih, bersayap, tubuhnya diselimuti serbuk putih layaknya lilin. kutu kebul menghisap cairan sel daun hingga beberapa sel serta jaringan daun pepaya rusak. pengendalian kimiawi menggunakan insektisida memiliki bahan aktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. dosis/konsentrasi cocok panduan pada kemasan.

Tungau
Tungau bersembunyi di balik daun pepaya serta menghisap cairan daun. daun pepaya diserang awalannya nampak bintik-bintik berwarna putih, serangan berat seluruh permukaan daun dapat terlihat berselaput putih, dan pada permukaan bawah daun ada benang-benang halus berwarna merah atau kuning. pengendalian kimiawi menggunakan insektisida akarisida memiliki bahan aktif propargit, dikofol, tetradifon, piridaben, klofentezin, amitraz, abamektin, atau fenpropatrin. dosis/konsentrasi cocok panduan pada kemasan. 



Penyakit tanaman pepaya

Layu bakteri
Serangannya dikarenakan oleh bakteri, daun pepaya diserang terkulai lemas lantas gugur, pucuk tanaman pepaya membusuk serta terus menjalar ke bawah hingga selanjutnya seluruh tanaman pepaya membusuk. pengendaliannya membongkar tanaman pepaya sakit hingga ke akar-akarnya, dan penyemprotan kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, streptomisin sulfat, asam oksolinik, validamisin, atau oksitetrasiklin. dosis/konsentrasi cocok pada kemasan. sebagai pencegahan, dikerjakan pengocoran menggunakan pestisida organik pada tanah tiap-tiap 1 bln. sekali, perumpamaan wonderfat. dosis/konsentrasi cocok saran pada kemasan.

Busuk phytopthora
Penyakit ini menyerang seluruh sisi tanaman pepaya. pangkal batang diserang membusuk lantas terkulai, serangan serius mengakibatkan tanaman pepaya layu. daun pepaya diserang layaknya tersiram air panas, layu, menguning serta menggantung di lebih kurang batang sebelum saat selanjutnya rontok. akar lateral membusuk, membentuk massa spora berwarna coklat tua, lunak dan berbau tidak enak. pada buah serangan diawali dari tangkai buah pepaya, buah diselimuti miselium cendawan berwarna putih, selanjutnya buah pepaya mengeriput berwarna hitam. pengendaliannya dengan sanitasi kebun, membongkar tanaman pepaya diserang hingga ke akar-akarnya, dan memusnahkan buah pepaya diserang. pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, perumpamaan bahan aktif yang dapat dipakai yaitu metalaksil, propamokarb hidrokloroda, simoksanil atau dimetomorf serta fungisida kontak, perumpamaan bahan aktif yang dapat dipakai yaitu tembaga, mankozeb, propineb, ziram, atau tiram. dosis/konsentrasi cocok saran pada kemasan.

Antraknosa
Serangan antraknosa pada buah pepaya muda berupa luka kecil ditandai ada getah yang keluar serta mengental, pada buah pepaya menyambut masak ditandai bulatan-bulatan kecil berwarna gelap, waktu buah pepaya mulai masak bulatan makin membesar berlekuk berwarna cokelat tua, di sini cendawan dapat membentuk massa spora. pengendaliannya dengan sanitasi kebun, dan memusnahkan buah pepaya diserang. pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, perumpamaan bahan aktif yang dapat dipakai yaitu benomil, metil tiofanat, karbendazim, difenokonazol, atau tebukonazol, serta fungisida kontak memiliki bahan aktif klorotalonil, azoksistrobin, atau mankozeb. dosis/konsentrasi cocok panduan pada kemasan.

Virus
Tanda-tanda serangan virus biasanya ditandai dengan perkembangan tanaman pepaya mengerdil, daun mengeriting, ada bercak kuning kebasah-basahan dengan segi daun bergaris-garis tidak teratur ( mosaik ). penyakit virus hingga saat ini belum ditemukan penangkalnya. penyakit virus ditularkan dari satu tanaman ke tanaman lain melewati vektor atau penular. sebagian hama yang amat punya potensi jadi penular virus salah satunya yaitu thrips, kutu daun, kutu kebul, serta tungau. manusia bisa juga bertindak sebagai penular virus, baik melewati alat-alat pertanian ataupun tangan terlebih pada waktu pemangkasan. sebagian usaha penanganan virus diantaranya : bersihkan gulma ( gulma punya potensi jadi inang virus ), mengendalikan hama/serangga penular virus, memusnahkan tanaman pepaya diserang virus, kebersihan alat serta berikan pemahaman pada tenaga kerja supaya tidak asal-asalan waktu lakukan penanganan pada tanaman pepaya.

Kiat pengendalian hama serta penyakit pada tanaman pepaya
Penyemprotan pestisida mesti dikerjakan berseling atau penggantian bahan aktif yang tercantum diatas tiap-tiap lakukan penyemprotan, janganlah menggunakan bahan aktif yang sama dengan berturut-turut. tanaman pepaya adalah tanaman tahan pada serangan hama penyakit, hingga penyemprotan bisa dikerjakan 1 minggu sekali atau cocok keperluan. lantas pemakaian pestisida bisa dihemat.

Panen

Buah pepaya bisa dipanen waktu tanaman berusia 7 bln.. buah dipanen yaitu buah 20% masak. untuk melindungi situasi tanaman pepaya supaya terus sehat, waktu pemanenan pakai pisau atau sejenisnya agar bekas potongan tidak mudah diserang penyakit terlebih musim hujan.
 
Copyright 2010 info burung. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman