Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts
Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts

Sunday, June 29, 2014

TIPS BERJUALAN BUNGA



Berikut ini beberapa tips untuk peluang usaha bisnis jualan bunga :

  • Cintailah bunga bagaikan mencintai anak sendiri.
    • Bisnis jualan bunga jika hanya berlandaskan keuntungan semata tanpa ada rasa cinta pada bunga maka anda tak akan mengerti apa kebutuhan bunga, bagaiaman agar bunga terlihat lebih cantik dan sebagainya. Sebab bisnis jualan bunga sangat erat kaitannya dengan hobi.
  • Kreatif merangkai bunga
    • Salah satu hal yang sangat menarik bagi pembeli adalah kreatifitas anda dalam merangkai bunga. Sebab pembeli umumnya suka dengan hal-hal yang baru yang mana ini membutuhkan kreatifitas tersendiri.
  • Pandai mengkombinasikan warna
    • Kita sering melihat taman bunga yang sangat indah di taman wisata. Ityu karena kombinasi marna bunga sangat cocok sekali. Bagaiamanapun indahnya suatu warna jika tidakbisa menyesuaikan dengan warna lain maka menjadi jelek di pandang mata. Jadi anda harus rajin belaja\r memadukan warna untuk menarik minat pembeli.
  • Sebuah toko bunga sebaiknya memiliki tampilan yang ramah dan menyenangkan
    • Tidak hanya tokonya, pemilik dan pelayannya juga perlu bersikap ramah, hangat, dan ceria dalam melayani pelanggan.
  • Seorang penjual bunga juga harus mampu membaca pikiran pelanggan
    • Anda harus tahu bunga macam apa yang mereka butuhkan. Ketahuilah niat mereka dalam membeli bunga; apakah untuk pacarnya, ibunya, untuk acara berkabung, atau sekadar bunga hiasan di meja makan? Anda perlu menguasai skill ini dalam menjual bunga.
  • Ada pembeli bunga yang memesan di saat-saat terakhir untuk kebutuhan mendesak
    • Jangan tolak permintaan mereka. Hargai kepentingan dan kebutuhan pelanggan Anda dengan menyediakan bunga-bunga indah yang segar di saat mendesak sekalipun.
  • Apabila Anda ingin menyimpan stock bunga di toko anda
    • simpanlah stock bunga yang paling banyak dibutuhkan pelanggan anda, karena bunga cepat layu. Apabila Anda meyimpan banyak stock bunga yang jarang pembelinya, Anda akan mengalami kerugian.

Saturday, June 28, 2014

Cara budidaya Jamur Kancing



Cara budidaya Jamur Kancing

Persiapan bibit

Jika anda berniat menjalankan bisnis budidaya jamur ukuran skala kecil, maka sebaiknya pilih bibit jamur F3 yang dapat langsung ditebar pada media tanam dan dibudidayakan hingga masa panen tiba.

Teknik Budidaya Jamur

Pada umumnya teknik budidaya jamur kancing memiliki tahapan yang hampir sama dengan carabudidaya jamur merang. Tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut :

Tahapan pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Untuk pembudidayaan jamur kancing, media tanam yang digunakan terbuat dari campuran jerami padi (100%), kapur pertanian (2,5%), bekatul (3%), dan ditambahkan urea (9%), ZA (1%), dan TSP (1,2%).

Tahapan kedua yaitu proses pengomposan. Caranya dengan memotong jerami padi dengan ukuran 10-15 cm, dicuci hingga bersih dan ditiriskan sampai kelembapannya 65%. Selanjutnya tumpuk jerami dengan ukuran 10-15 cm dan tambahkan media lain berupa bekatul dan kapur diatasnya. Susun lapisan media tersebut berselang-seling antara jerami padi dengan campuran bekatul dan kapur. Pada hari berikutnya lakukan pembalikan, agar campuran media merata dan tambahkan urea sebanyak 0,9% (bila kurang lembab bisa ditambahkan air). Pada hari ke enam media ditambahkan dengan ZA 1%, dan diaduk-aduk agar semuanya merata. Sedangkan pada hari ke sepuluh, tambahkan TSP sebanyak 1,2% lalu aduk-aduk dan diamkan selama 12-17 hari.

Selanjutnya adalah tahapan sterilisasi media tanam. Proses sterilisasi dilakukan dengan cara meletakan media tanam (yang telah dikompos) secara merata di atas rak-rak tanam yang disiapkan di ruang kumbung jamur ( baca selengkapnya : cara membuat kumbung jamur ), dengan ketebalan media tanam sekitar 15-20 cm. Kemudian alirkan uap panas dari perebusan air di pembangkit uap hingga suhu ruang kumbung mencapai 60°-65°C, pertahankan suhu tersebut selama 12 jam. Apabila suhunya telah mencapai 65°-75°C maka bukalah ventilasi ruangan agar suhunya kembali turun menjadi 40°-45°C. Usahakan untuk menjaga kestabilan suhu di ruang kumbung pada kisaran 40°-45°C selama kurang lebih 70 jam.

Tahapan berikutnya yakni penanaman bibit jamur. Setelah suhu ruangan turun menjadi 32°C, maka bibit jamur kancing sudah bisa ditanam. Untuk rak budidaya jamur dengan ukuran 3 m x 1 m, biasanya dibutuhkan sekitar 10-14 botol bibit jamur dengan isi 220 cc. Untuk tahapan ini dibutuhkan suhu ruangan ideal berkisar 28,8°-30° C pada daerah dataran tinggi, dan suhu 24,4°-26,6° C pada dataran rendah. Dengan tingkat kelembapan mencapai 90-100% maka bibit jamur kancing akan menunjukan pertumbuhan miseliumnya pada usia 12-14 hari.

Proses selanjutnya yaitu casing atau pelapisan tanah setebal 3-5 cm di atas media tanam yang telah ditumbuhi miselium. Tanah yang digunakan sebagai casing harus tanah cokelat serta berpori, selain itu pH tanah sekitar 6,2-8, dan yang paling penting terbebas dari hama ataupun penyakit. Sebelum tanah digunakan, sterilisasikan terlebih dahulu dengan uap panas pada suhu 70°C selama 2-4 jam dengan ditambahkan 2 liter formalin sebanyak 40% per m3 tanah.

Setelah 9-14 hari setelah masa casing dilakukan, biasanya tubuh buah mulai muncul. Untuk itu, bukalah ventilasi pada rumah kumbung jamur agar proses pertumbuhan jamur kancing bisa lebih cepat (biasanya tiga hari kemudian jamur sudah bisa dipanen).

Tuesday, February 4, 2014

PELUANG USAHA BUDIDAYA CACING


Usaha ternak cacing tanah belum banyak yang tahu. Padahal usaha ini sebenarnya prospeknya bagus seperti halnya budidaya ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan hias dan sebagainya. Bagi anda yang baru mendengar mungkin terasa jijik atau bertanya….cacing tanah kok dibudidayakan…untuk apa..? Tahukah anda bahwa cacing tanah ternyata mempunyai potensi yang sangat menakjubkan bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia.

Berikut ini adalah beberapa manfaat cacing tanah :

1. Bahan Pakan Ternak
Berkat kandungan protein, lemak dan mineralnya yang tinggi, cacing tanah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti unggas, ikan, udang dan kodok.

2. Bahan Baku Obat dan bahan ramuan untuk penyembuhan penyakit.
Secara tradisional cacing tanah dipercaya dapat meredakan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan bronchitis, reumatik sendi, sakit gigi dan tipus.

3. Bahan Baku Kosmetik
Cacing dapat diolah untuk digunakan sebagai pelembab kulit dan bahan baku pembuatan lipstik.

4. Makanan Manusia
Cacing merupakan sumber protein yang berpotensi untuk dimasukkan sebagai bahan makanan manusia seperti halnya daging sapi atau Ayam.

5. Menyuburkan Tanaman.
Dalam bidang pertanian, cacing menghancurkan bahan organik sehingga memperbaiki aerasi dan struktur tanah. Akibatnya lahan menjadi subur dan penyerapan nutrisi oleh tanaman menjadi baik. Keberadaan cacing tanah akan meningkatkan populasi mikroba yang menguntungkan tanaman.

Sementara untuk kesehatan cacing tanah mempunyai beberapa khasiat, diantaranya adalah :
Sembuhkan Typus
Menurunkan kadar kolesterol
Meningkatkan daya tahan tubuh
Menurunkan tekanan darah tinggi
Meningkatkan nafsu makan
Mengobati infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag
Mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan seperti: batuk, asma, influenza, bronchitis dan TBC
Mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun akibat reumatik
Menurunkan kadar gula darah penderita diabetes
Mengobati wasir, exim, alergi, luka dan sakit gigi.

Usaha Ternak Cacing Tanah

Cacing tanah banyak sekali macamnya. Namun yang sering dibudidayakan adalah jenis Pheretima, Periony dan Lumbricus. Cacing tanah sebenarnya mudah di ternakkan, utamanya di tanah yang gembur dari kotoran hewan ternak.

Berikut ini adalah lokasi yang diperlukan dalam budidaya ternak cacing tanah :
1. Tanah sebagai media hidup cacing harus mengandung bahan organik dalam jumlah yang besar.
2. Bahan-bahan organik tanah dapat berasal dari serasah (daun yang gugur), kotoran ternak atau tanaman dan hewan yang mati. Cacing tanah menyukai bahan-bahan yang mudah membusuk karena lebih mudah dicerna oleh tubuhnya.
3. Untuk pertumbuhan yang baik, cacing tanah memerlukan tanah yang sedikit asam sampai netral atau ph sekitar 6-7,2. Dengan kondisi ini, bakteri dalam tubuh cacing tanah dapat bekerja optimal untuk mengadakan pembusukan atau fermentasi.
4. Kelembaban yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan cacing tanah adalah antara 15-30 %.
5. Suhu yang diperlukan untuk pertumbuhan cacing tanah dan penetasan kokon adalah sekitar 15–25 derajat C atau suam-suam kuku. Suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat C masih baik asal ada naungan yang cukup dan kelembaban optimal.
6. Lokasi pemeliharaan cacing tanah diusahakan agar mudah penanganan dan pengawasannya serta tidak terkena sinar matahari secara langsung, misalnya di bawah pohon rindang, di tepi rumah atau di ruangan khusus (permanen) yang atapnya terbuat dari bahan-bahan yang tidak meneruskan sinar dan tidak menyimpan panas.

Dalam usaha ternak cacing tanah ada dua hasil terpenting (utama) yang dapat diharapkan, yaitu biomas (cacing tanah itu sendiri) dan kascing (bekas cacing). Melihat manfaat yang besar dari cacing tanah, pastilah sangat besar pula kebutuhan terhadap hewan ini. Oleh karena itu cacing tanah sangat prospektif untuk dibudidayakan.

Sumber :
http://peluangusaha-oke.com

Thursday, September 26, 2013

TIPS MEMILIH LOKASI PERUMAHAN UNTUK BERUSAHA

TIPS MEMILIH LOKASI PERUMAHAN UNTUK BERUSAHA
Untuk memulai suatu usaha atau dagang bagi para pemula bukanlah suatu perkara yang mudah karena bisa jadi modal tidak kembali gara-gara barang tidak dapat terjual. Untuk mengatasi masalah seperti itu maka bagi pebisnis pemula harus lebih mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih perumahan untuk dijadikan usaha. Berikut ini merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan:


1. Lokasi pada sisi jalan arah pulang pekerja. Jika diamati dengan baik, pertumbahan usaha pada sisi jalan orang pulang kerja lebih berkembang dibandingkan dengan sisi jalan orang berangkat kerja. Mengapa bisa seperti itu? Jawabannya sederhana yaitu orang lebih cenderung melakukan aktifitas belanja pada saat pulang kerja, selain karena handling barang yang dibeli lebih nyaman, juga karena karakter pekerja di Indonesia pada saat berangkat kerja tidak memberikan allowance waktu yang lama, paling hanya 10 menit saja, itupun buat sarapan di pabrik he-he-he.


2. Cari lokasi dengan populasi penduduk yang besar. Usaha identik dengan jual beli. Agar penjualan dapat maksimal tentu saja dibutuhkan populasi penduduk yang besar. Metode ini sangat efektif untuk usaha yang ditargetkan pada perumahan dengan sistem klaster, karena target utamanya adalah penduduk perumahan tersebut. semakin besar populasi semakin baik pula kemungkinan penjualannya.


3. Hindari lokasi yang rawan banjir. Banjir merupakan kendala yang serius untuk saat ini! Walaupun lokasinya sangat strategis, namun jika mudah tergenangi banjir maka penjualan tidak akan maksimal dan cenderung akan kehilangan konsumen karena konsumenpun biasanya akan merelokasi rumah mereka.


4. Hindari lokasi yang rawan kemacetan. Kemacetan merupakan hal yang paling menyebalkan bagi pengendara. Perilaku konsumen cenderung membelanjakan uangnya pada saat situasi dan kondisi nyaman dan mudah sehingga jika lokasi pada daerah kemacetan, pengendara lebih berkonsentrasi untuk cepat-cepat lepas dari kemacetan ketimbang mampir untuk berbelanja.


5. Hindari lokasi yang berbauh mistik. Sudah hal biasa jika pada perumahan untuk lokasi T sulit untuk dijual. Saya sendiri sebenarnya tidak percaya akan hal seperti itu, namun bisnis yang baik haruslah mengikuti isu yang berkembang dipasaran, maka lebih baik hindari lokasi pada posisi T atau tusuk sate.


6. Hindari lokasi yang rawan kejahatan. Faktor kejahatan sebenarnya saat ini sudah merata dimana-mana, namun sebaiknya memilih lokasi yang potensi untuk para penjahat beraksi lebih kecil. Biasanya penjahat lebih suka pada tempat yang ramai namun pencahayaan kurang terang dan terkesan semrawut. Memang biasanya harga lebih murah, namun tidak ada artinya jika usaha yang telah dirintis bertahun-tahun dirampas maling dalam sekejap.

Thursday, August 29, 2013

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

Berikut akan kami bahas tentang usaha kecil skala rumahan. Geliat usaha UKM yang terus kian meningkat, membuat kebutuhan akan kemasan atau produk plastik pun semakin tinggi. Para pelaku usaha skala kecil menengah atau home industri sangat sering menggunakan pembungkus atau kemasan berbahan plastik. Jika kita amati ada sebuah celah peluang usaha disini, kenapa kita tidak membukausaha sampingan kecil rumahan yakni dengan mencoba menjual produk-produk kemasan atau pembungkus berbahan plastik jika sekitar kita banyak sekali para pelaku usaha. Dengan meningkatnya jumlah para pelaku usaha maka kebutuhan akan kemasan pun juga semakin meningkat pula. Anda bisa mengawali usaha ini dengan modal kecil terlebih dahulu. 

Sedikit informasi, bagi anda yang ingin membeli berbagai merk dan varian produk-produk plastik (kemasan, pembungkus, kantong hingga tali plastik) secara grosiran, Pasar Asemka Jakarta Barat, Pasar Jatinegara Jakarta Timur dan Proyek Senen Blok III Jakarta Pusat bisa anda jadikan referensi tempat kulakan atau grosir terlengkap untuk jenis usaha kecil rumahan ini. Ketiga tempat itu mensyaratkan dengan minimal pembelian rata-rata 25 kg dan 6-12 pak. Satuan harga jual pun beragam, mulai dari per rol, per pak hingga per kg. Sebagai contoh plastik polypropylene (PP) merk Gapura dijual dengan harga sekitar Rp 600 ribu – Rp 630 ribu per 25 kg. Plastik jenis PP ini biasanya digunakan makanan dan minuman seperti kotaktempat menyimpan makanan, botol minum dan botol minum untuk bayi. Karakteristik plastic jenis PP ini adalah transparan, tidak jernih atau berawan. Sedangkan plastik wrapping lokal dijual dengan harga sekitar Rp 35 ribu – 500 ribu per rol.


Usaha Kecil Rumahan

Pembelian produk-produk tersebut dilakukan secara langsung di toko tempat pembelanjaan tersebut. Selain itu barang yang telah anda beli pun dapat dikirim langsung ke tempat anda dengan ongkos kirim sesuai tarif yang telah ditetapkan oleh jasa ekspedisi atau kurir. Cara pembayarannya dapat dilakukan secara langsung di toko tempat anda belanja atau via transfer bank dengan pembayaran tunai. Akan tetapi untuk pembelian pertama biasanya harus dilakukan secara langsung dulu. Pembelian memalui telepon biasanya hanya dapat dilakukan oleh pelanggan tetap atau pelanggan yang sudah lama saja. Meskipun tergolong usaha sampingan kecil rumahan, keuntungan yang bisa diperoleh usaha ini jika dengan pembelian grosiran bisa mencapai 30% - 50% dari harga jual di tingkat pengecer. Sebagai contoh plastik mika ukuran 0,06 mm yang dijual dengan harga sekitar Rp 140 ribu per pcs dapat dijual kembali dengan harga sekitar Rp 190 ribu di tingkat eceran, lumayan bukan.

Demikian seputar info tentang jenis usaha kecil rumahan yakni usaha Bisnis kemasan dan kantong plastik, semoga dapat menjadi referensi dan dapat benar-benar bermanfaat untuk anda. Semoga anda sukses

Bisnis Tanaman Buah Yang Menguntungkan

Tipspetani:Bisnis Tanaman Buah Yang Menguntungkan


Tidak hanya dapat menikmati buahnya, bisnis tanaman buah dapat dijadikan ladang investasi yang menguntungkan hingga puluhan juta rupiah.

Pengusaha tanaman buah Ardi, yang ditemui di kiosnya di Bekasi Utara, mengaku dalam sebulan dari tanaman buahnya bisa menghasilkan untung hingga Rp 20 juta perbulan.

Bisnis yang digelutinya 6 bulan lalu itu, bermula dari hobinya menanam tanaman buah sejak 6 tahun lalu. Sudah ada sekitar 200 jenis tanaman buah ia pamerkan di kiosnya di jalan raya perjuangan bekasi utara, baik yang didapatkan dr import maupun lokal, ada beberapa jenis tanaman buah yakni barbados ceri (cereme merah), apel india, kelengkeng diamond, ceri australia, srikaya thailand, dan anggur brazil. namun saat ini ia fokuskan pada tanaman buah kelengkeng

Menurutnya, berbisnis tanaman buah sangatlah menguntungkan karena banyak diminati masyarakat sepanjang masa, dapat menikamti hasilnya langsung, bisa ditanam di dalam pot dan perawatan yang mudah.

Dengan keuletan dan tangan dinginnya, satu bibit tanaman lokal maupun asal luar negeri seperti kelengkeng thailand yang dibelinya, dikembangkan menjadi tanaman baru dengan cara sambung susu

Ardi menambahkan, usaha tanaman buah ini memang ada resikonya, seperti hama, cuaca, perawatan yang salah, dan tanaman mati, akan tetapi kalau bermula dari hobi semuanya akan terasa mudah dibandingkan dengan pemula untuk berbisnis tanaman buah maupun hias

Harga yang ditawarkan tanamannya pun bervariasi antara Rp 50.000 hingga Rp 15 juta perpohon, tergantung dari ukuran dan jenis tanaman. Selain menerima pesanan eceran, Ardi juga menerima pesanan partai besar untuk semua jenis tanaman buah.***http://www.dakta.com

Wednesday, August 28, 2013

USAHA SELINGAN BISNIS KERIPIK BUAH

Tipspetani:USAHA SELINGAN BISNIS KERIPIK BUAH


BISNIS KERIPIK BUAH
Mencari buah di Negeri agraris ini sangatlah mudah. Buah hasil alam yang alami tanpa pengawet, sehingga tak dapat disimpan terlalu lama karena bisa busuk. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dan juga untuk meningkatkan nilai jual buah, adalah sangat tepat jika kita menjadikannya sebagai keripik. Misalnya buah pepaya, 1 kg keripik pepaya bisa dihargai Rp.65.000,00. Untuk keripik salah Rp.90.000,00/kg.

Untuk memulainya kita bisa membeli 20 kg pepaya dengan harga Rp.50.000,00 (hitungan max Rp.30.000,00/kg), perlengkapan dan alat-alat masak Rp. 1.000.000 ,00. Maka modal awal yang dibutuhka tidak lebih Rp. 1.100.000 ,00.


Dalam membuat keripik buah, kita harus memiliki mesin penggoreng hampa (vacuum fryer). Karena buah mengandung glukosa tinggi sehingga tidak bisa digoreng menggunakan penggorengan biasa.


Agar produk keripik buah kita dilirik konsumen, tampilan harus menarik, bersih, tidak gosong dan dikemas rapi dalam wadah transparan agar menggiurkan selera calon pembeli. Dalam pemasarannya kita bisa bentuk agen penjualan yang memasarkannya ke toko-toko, warung dll. Atau dengan bekerja sama dengan toko-toko makanan atau restauran serta membuka peluang ekspor jika produk yang kita hasilkan cukup banyak.

Contoh Membuat Proposal Usaha Kecil


Modal merupakan hal yang tentu anda butuhkan bila ingin mendirikan suatu usaha semisal usaha kecil. Bila modal yang anda butuhkan itu kecil, anda mungkin bisa mengatasinya, akan tetapi bila modal yang dibutuhkan itu besar maka anda tidak mampu mengatasinya seorang diri. Adanya pihak investor tentu akan sangat dibutuhkan dalam hal ini, tertunya untuk mengatasi masalah permodalan. Jika memang anda berniat untuk mencari tambahan modal usaha melalui investor, maka hal yang paling penting untuk menunjang masalah tersebut adalah anda harus membuat sebuah proposal usaha dan mengajukannya kepada pihak investor, dengan harapan anda akan mendapatkan bantuan untuk modal usaha. Adapun fungsi proposal usaha adalah untuk memberi gambaran pada pihak investor tentang usaha kecil yang akan atau sedang anda jalankan. Jadi, bila anda ada kendala dalam membuat sebuah proposal yang baik, maka anda harus banyak mencari referensi tentang contoh proposal usaha kecil ke berbagai tempat semisal melalui internet. Bagus tidaknya sebuah proposal usaha tentu akan menentukan mau tidaknya seorang investor untuk menginvestasikan sejumlah uangnya untuk usaha kecil anda.

Contoh Proposal Usaha Kecil

Bila anda sudah yakin ingin bekerja sama dengan investor maka anda harus segera membuat sebuah proposal usaha kecil yang berkualitas. Bila belum pernah membuatnya, berikut ini adalah langkah- langkah membuat contoh proposal usaha dengan mudah.

1. Pendahuluan

Dalam bab ini biasanya menjelaskan tentang latar belakang, visi misi dan tujuan anda mendirikan perusahaan atau usaha kecil anda. Di bab ini anda juga bisa menguraikan secara singkat tentang gambaran usaha yang akan atau sedang anda jalankan.


2. Profil Perusahaan
Jenis usaha
Jelaskan secara singkat tapi jelas tentang jenis usaha yang sedang atau akan anda jalankan. Misalnya anda akan mendirikan usaha kecil bengkel motor, maka uraikan apa yang dimaksud dengan usaha bengkel motor tersebut, sebutkan juga spesifikasi bengkel tersebut, maksudnya apakah hanya untuk merek tertentu atau untuk segala merek motor.

Nama perusahaan
Beritahukan kepada calon investor apa nama perusahaan atau nama usaha anda. Pilih nama yang simple, mudah diingat dan memiliki daya tarik tertentu bagi konsumen.

Lokasi
Jelaskan secara detail di mana lokasi tempat usaha anda. Jika diperlukan, tambahkan gambar/ foto- foto penunjangnya seperti gambar denah lokasi versi google map atau mungkin foto kantor atau tempat usaha anda. Hal ini pastinya menjadi penilaian bagi calon investor. Pemilihan lokasi yang startegis akan meyakinkan calon investor bahwa usaha kecil yang anda jalani memiliki tingkat keberhasilan yang cukup besar.


3. Struktur Organisasi Perusahaan

Jelaskan bagaimana struktur organisasi di perusahaan anda. Namun bila anda mendirikan usaha perorangan, Anda tidak perlu menambahkan bab yang satu ini dalam pembuatan proposal usaha kecil anda.


4. Produk Perusahaan

Jenis produk
Jelaskan kepada calon investor anda tentang produk yang anda hasilkan, baik produk berupa barang maupun jasa. Yakinkan mereka bahwa produk anda benar-benar diminati oleh masyarakat sebagai konsumen karena produk anda memiliki kualitas yang bagus, hal ini akan mempengaruhi penilaian calon investor.

Pembuatan produk
Jika diperlukan, anda bisa jelaskan tentang bagaimana anda menghasilkan produk tersebut. Bila usaha anda memproduksi barang, jelaskan bagaimana barang tersebut dihasilkan. Bila usaha anda bergerak dalam bidang jasa, anda tinggal menjelaskan bagaimana kinerja anda menangani perusahaan atau usaha anda tersebut.

Keunggulan produk
Salah satu hal yang cukup penting untuk menarik minat calon investor adalah keunggulan produk yang anda hasilkan baik berupa barang maupun jasa. Jelaskan keunggulan produk anda bila dibandingkan dengan produk lain di luaran yang sejenis. Bila tidak ada yang diunggulkan, maka calon investor pun tidak akan tertarik pada usaha anda.


5. Target Pasar

Jelaskan kepada calon investor tentang segmen dan target pemasaran dari produk anda. Apakah apaka kalangan menengah kebawah, menengah ke atas, anak-anak, mahasiswa, atau yang lainnya.


6. Promosi dan Pemasaran

Dan agar calon investor tersebut lebih yakin lagi, jelaskan tentang strategi promosi dan pemasaran anda. Karena ini adalah kunci penting yang sangat berpengaruh akan maju tidaknya sebuah usaha sehingga dengan strategi promosi dan pemasaran yang baik tentu akan membuat calon investor merasa ingin untuk bekerja sama dengan anda karena berpikir bahwa usaha keci yang anda jalankan pasti bisa berhasil.

7. Laporan Keuangan
Alokasi dana
Uraikan secara singkat tapi jelas tentang dana atau modal usaha yang anda butuhkan untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil anda.

Perhitungan laba
Buat perhitungan secara realistis seberapa besar kira-kira keuntungan yang bisa didapat dari usaha anda.

Perhitungan bagi hasil
Point ini cukup penting dalam membuat sebuah proposal usaha, jelaskan secara rinci berapa persen keuntungan yang anda tawarkan untuk pemodal atau calon investor tersebut, dan berapa persen yang akan anda dapatkan sebagai pengelola usaha.


8. Penutup

Tulislah kata atau kalimat sopan sebagai penutup proposal usaha kecil yang anda buat.

9. Lampiran
Biodata pemiliki usaha
Lampirkan juga CV (Curriculum Vitae) anda sebagai owner atau pengelola usaha sebagai bahan pertimbangan bagi calon investor anda.

Surat perjanjian atau surat penting lain
Berisi perjanjian dan pasal-pasal tertentu (bila ada) antara anda sebagai pengelola atau pemilik usaha dengan calon investor dan juga lampirkan surat penting lainnya sebagai penunjang seperti mungkin surat- surat yang berhubungan tentang pendirian usaha dan lain- lain.

Usaha Pembibitan Ikan Konsumsi Menguntungkan

tipspetani:Usaha Pembibitan Ikan Konsumsi Menguntungkan


Pada artikel kali ini kita akan membahas seputar usaha kecil yang menguntungkan. Terus meningkatnya permintaan ikan konsumsi tentu meningkatkan kebutuhan benih atau bibit ikan untuk dibesarkan oleh petani atau pembudidaya pembesaran ikan. Tak ayal permintaan bibit pun melonjak tajam. Namun sayang tingginya permintaan, tidak diimbangi dengan pasokan bibit dari pembibitan ikan yang tersebar di berbagai daerah. Peluang inilah yang sangat menjanjikan untuk dijalankan karena usaha modal kecil ini memang sangat menguntungkan. Betapa tidak, dengan modal kecil dan lahan terbatas usaha pembibitan ini bisa dilakukan siapapun dan dimana saja. Menariknya lagi, waktu pembibitan yang sangat cepat dan tingginya permintaan bibit ikan, membuat pembenih bisa balik modal dalam waktu singkat. Dua jenis ikan konsumsi yang memiliki permintaan paling tinggi adalah ikan mas dan ikan lele. Untuk kota Jakarta saja permintaan ikan mas mencapai 10 ton tiap harinya, yang baru terpenuhi baru sekitar 5 ton yang di supai dari berbagai daerah. Begitu juga dengan ikan lele, dengan permintaan menembus anggka 85 ton setiap harinya dan baru dapat dipenuhi sekitar 50 ton saja. Selain Jakarta, untuk daerah Yogyakarta dan Semarang saja permintaan ikan mas dan lele sekitar 25 – 35 ton tiap harinya. Dari total kebutuhan tersebut, 30% masih disuplai dari Jawa Timur. Tak ayal besarnya permintaan kedua ikan tersebut akan meningkatkan pula permintaan akan benih ikan mas dan ikan lele.


Usaha pembenihan ikan konsumsi khususnya ikan mas dan lele ini tergolongusaha kecil yang sangat menguntungkan karena dengan terbatasnya pasokan benih ikan menunjukkan potensi usaha pembenihan ikan konsumsi ini sangat menjanjikan, bahkan keuntungannya bisa mencapai lebih dari 100%. Misalnya saja dari satu indukan bisa menghasilkan 100 ribu benih lele, yang setelah dipelihara 40-45 hari bisa dijual dengan harga sekitar Rp 200-Rp 225 per ekor benih ukuran sekitar 6-7 cm. Maka omset yang dapat diraup sekitar Rp 20-22,5 juta. Hitung saja jika petani pembibit memiliki puluhan induk yang siap dipijah (dikawinkan) yang kemudian menghasilkan benih.


Usaha Kecil Menguntungkan

Adapun modal yang diperlukan untuk menjadi pembibit ikan tidaklah terlalu besar. Bagi pemula bisa memulai dengan membeli 1 induk betina dan 1 induk jantan yang memerlukan modal sekitar Rp 250-300 ribu. Untuk kolam bisa menggunakan kolam terpal dengan ukuran mulai dari 2x1x0,8 meter yang memerlukan modal sekitar Rp 500-600 ribu. Sedangkan untuk peralatan, pakan, vitamin, probiotik, karyawan dan biaya penyusutan kolam modal yang diperlukan tak lebih dari Rp 6-7 juta tiap bulan. Dengan demikian hanya dengan modal total sekitar Rp 8 juta bisa mendapatkan keuntungan lebh dari 100% atau sekitar Rp 20 jutaan, menggiurkan bukan ? Siapa yang tidak tertarik dengan besarnya keuntungan yang dijanjikan dari usaha pembenihan ini. Namun jangan membuat anda gegabah dalam mengambil keputusan. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum nyebur menjadi pembenih ikan konsumsi ini. Kunci sukses usaha pembenihan ikan terletak pada pemilihan bibit, kondisi kolam, pemeliharaan kualitas air, pemberian pakan vitamin dan probiotik.

Panen adalah waktu yang paling ditunggu setiap petani ikan. Benih lele bisa dipanen mulai dari umur 40-45 hari dengan ukuran 5-7 cm. Lain halnya dengan benih ikan mas yang sudah bisa dipanen umur 14-20 hari dengan ukuran 3 cm. Waktu panen biasanya dilakukan 2-3 kali karena benih yang dihasilkan tidak seragam. Sementara itu, benih ikan yang dihasilkan dari pemijahan tersebut biasanya dijual petani pembenihan ke Bandar 9tengkulak). Namun tak jarang mereka juga langsung menjual ke petani pembesaran atau ke pasar ikan/ sentra bibit/ benih ikan yang banyak tersebar ke berbagai daerah.

Demkianlah sekilas informasi seputar usaha pembibitan ikan konsumsi yang termasuk golongan usaha yang menguntungkan. Semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang mencari peluang usaha kecil atau yang ingin terjun memulai usaha pembibitan ikan konsumsi. Semoga sukses.

USAHA KECAP YANG TIDAK BUTUH BIAYA BESAR

TIPSPETANI:USAHA KECAP YANG TIDAK BUTUH BIAYA BESAR

Kedelai adalah bahan makanan yang mengandung banyak zat gizi. Bahkan 157 ,14 gr kedelai bisa sebagai pengganti sumber protein hewani sebesar 55 gr perhari. Kedelai merupakan komoditas pertanian yang multi guna. Kedelai dapat diolah menjadi tempe, tahu, kerupuk tahu, kembang tahu, nata desoya, susu, soyghurt, kecap, dll.


A. Proses pengolahan kecap


1. Bahan:
- kedelai 0,5 gr
- garam 200 gr
- gula jawa 2 kg


2. Bumbu-bumbu:
- pekak
- jinten
- jahe
- sirih
- kayu manis
- salam
- laos
- vetsin


3. Alat:
- nyiru, guci/toples
- pisau, telenan, kain saring
- wajan dan kompor.


B. Cara pembuatan
- kedelai dicuci bersih dan direndam air 1,5-2 liter selama semalam
- rebus dengan air bersih sampai lunak
- buat larutan garam 20% ( 200 gr garam dilarutkan dalam 1 liter air)
- kedelai di rendam dalam larutan garam selama 2-4 minggu
- setelah perendaman, disaring, cairan diambil, ampas ditambah 1 liter air, rebus, disaring
- masukkan gula yang telah disisr beserta bumbu-bumbu, rebus hingga mendidih
- saring larutan diatas dan masukkan kedalam botol.


Dari sini dapat disimpulkan terkait modal awal, bahwa tidak perlu biaya yang besar, hanya cukup sekitar 1 juta saja anda sudah bisa memulai bisnis kecap.

USAHA ANEKA MANISAN DENGAN MODAL KECIL

USAHA ANEKA MANISAN DENGAN MODAL KECIL



Pada artikel kali ini saya akan mengulas sedikit salah satu contoh usaha kecil yang memiliki prospek yang cukup lumayan bagus dan masih jarang pesaingnya yakni usaha menjual aneka manisan. Kita banyak mengenal barbagai macam aneka makanan olahan, salah satunya adalah manisan. Manisan termasuk merupakan salah satu bentuk pangan olahan yang banyak disukai oleh masyarakat. Produk manisan ini dapat dibuat dari berbagai bahan baku seperti aneka buah- buahan, rumput laut sampai rempah- rempah pun bisa diolah jadi manisan. Bahan baku yang digunakan dapat dipilih sesuai dengan ketersediaan bahan yang ada.

Rasanya yang manis bercampur rasa khas buah sangat cocok untuk dinikmati dalam berbagai suasana dan kesempatan. Jenis manisan yang paling banyak dijumpai adalah manisan yang menggunakan bahan dasar semisal buah- buahan seperti buah cermai, pala, kedondong, mangga, dan lain- lain. Selain buah, beberapa bahan pangan lain dapat pula dibuat manisan, misalnya cabe merah, paria, jahe, daun papaya, dan lain- lain. Dengan adanya keanekaragaman bahan dasar manisan, membuat produk ini memiliki rasa yang beraneka ragam pula.

Contoh Usaha Kecil Rumahan

Untuk memulai usaha kecil jual aneka manisan ini tidaklah terlalu sulit, apalagi bahan dasar untuk membuat manisan mudah dijumpai disekeliling kita dan lagi modal yang di butuhkan tidak terlalu besar pula. Bahan- bahan yang bigunakan banyak tersedia di pasar bahkan sering terdapat pula di pekarangan rumah kita. Terkadang tanaman buah yang tumbuh disekitar pekarangan kita biasanya ketika musim berbuah menghasilkan buah yang berlebihan sehingga tidak habis jika hanya sekedar dimakan segar. Akibatnya, buah- buahan tersebut sering dibiarkan membusuk dipohon karena sudah tidaktermakan lagi. Hal tersebut dapat dihindari apabila kita pandai memanfaatkannya sebagai bahan pangan olahan. 

Proses dan peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan manisan ini cukup sederhana sehingga dapat diterapkan di tingkat industri kecil maupun di tingkat usaha kecil rumahan. Menurut saya, usaha pembuatan atau menjual aneka manisan ini merupakan contoh usaha kecil yang cukup menguntungkan sehingga patut untuk dicoba.

Pada umumnya manisan dibedakan menjadi dua yakni manisan basah dan manisan kering. Perbedaan atas kedua manisan tersebut terletak pada cara atau proses pembuatannya, daya awetnya dan penampakan fisiknya. Manisan basah sering dikonsumsi bersama sirup atau dilumuri gula pekat bekas perendamannya. Sedangkan manisan kering adalah manisan yang direndam air gula pekat kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven pengering.

Manisan termasuk merupakan produk yang mengandung kadar gula tinggi. Dengan kadar gula tinggi ini, produk manisan dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama. Manisan yang disimpan atau dikemas dalam kaleng dapat bertahan lebih dari setahun. Oleh karena itu, teknik pembuatan manisan merupakan salah satu cara alternatif untuk memperpanjang daya simpan bahan pangan. Proses pembuatan manisan tidak memerlukan proses yang rumit. Teknologi yang digunakan pun dapat dipilih yang sederhana sehingga mudah diterapkan di tingkat usaha kecil rumahan. Dengan demikian terbuka peluang usaha bagi ibu- ibu rumah tangga dan remaja untuk menambah penghasilan keluarga karena ketrampilan membuat manisan ini mudah untuk dipelajari.

Usaha kecil aneka manisan ini memiliki pangsa pasar yang sangat luas karena digemari berbagai kalangan dan usia. Hal ini mungkin disebabkan oleh rasa manisan yang dapat diterima oleh masyarakat luas dan harganya juga terjangkau oleh masyarakat luas pula. Manisan merupakan produk pangan yang cocok dimakan dalam segala suasana, semisal suasana santai ketika nonton TV atau ketika dalam perjalanan. Rasanya yang segar dapat dijadikan penawar ketika haus sehingga produk manisan ini banyak dicari pada saat udara panas.

Manisan buah basah yang dikemas dalam kantung plastik menjadi salah satu jajanan favorit. Jenis manisan basah ini biasanya mengandung kadar gula yang tidak terlalu tinggi sehingga rasanya asam- asam manis menyegarkan. Buah yang sering digunakan untuk membuat manisan jenis ini adalah mangga, jambu air, kedondong, bengkuang, salak, cermai, dan lain- lain. Manisan ini sering dijajakan keliling di beberapapusat keramaian dan di sekolah- sekolah.

Usaha kecil aneka manisan ini merupakan salah satu contoh usaha kecil yang cukup menjanjikan, sebagai contoh dibeberapa daerah produk manisan ini sudah merupakan makanan khas yang sering dijadikan oleh- oleh. Salah satu daerah yang banyak menghasilkan produk manisan adalah daerah Cianjur, Jawa Barat. Oleh sebab itu, orang yang mengunjungi atau melewati daerah ini sering membeli oleh- oleh berupa manisan. Kondisi ini membuka peluang pasar yang baik sehingga kemungkinan dapat dikembangkan di daerah lain.

Pada saat tertentu, permintaan akan produk manisan ini meningkat, misalnya pada saat menjelang hari raya. Momen tersebut dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya untuk meningkatkan penjualan produk manisan ini sehingga keuntungan yang diraih lebuh besar.

Pemasaran produk manisan tidak hanya terbatas di dalam negeri saja, namun terbuka peluang untuk mengekspor produk manisan ke luar negeri. Kini Indonesia telah mampu mengekspor manisan basah dalam kemasan kaleng. Apabila jumlah ekspor produk ini ditingkatkan, tidak mustahil ekspor buah dalam bentuk manisan ini dapat dijadikan salah satu sumber devisa yang tidak kecil. Besarnya peluang memang belum menjamin keuntungan yang besar. Untuk menguasai pemasaran perlu diupayakan mutu produk yang baik, jalur distribusi yang terencana, dan harga yang bersaing. Penanganan yang baik terhadap berbagai aspek tersebut dapat mempermudah pemasaran produk manisan.

PELUANG USAHA DARI POTONGAN KAYU BEKAS

tipspetani:PELUANG USAHA DARI POTONGAN KAYU BEKAS


Hanya bermodal uang seadanya dan kreatif, potongan kayu bisa menjadi miniatur kendaraan seperti mobil, becak, motor, dll.

Sebagaimana pengalaman Heru Harmanta, pemilik Agung Handicraft, (Business Inspiration & Motivation: 2009 ) yang bermula upaya mengotak-atik potongan kayu berserakan dirumahnya, kini ia dikenal sebagai pembuat miniatur kendaraan.

Bermodal awal sekitar dua juta dan hanya dibantu dua orang karyawan untuk membuat miniatur tersebut. Setiap bulan hanya mampu memproduksi 100 miniatur, yang ditawarkan ke kawasan wisata terdekat yakni Malioboro dan Candi Prambanan.

Tapi saat ini bisnis Heru merangkak naik. Omzetnya sudah mencapai Rp. 35.000.000 ,00-Rp. 60.000.000 ,00/bulan. Jumlah karyawannya telah bertambah menjadi 15 orang.

Kapasitas produksinya kini meningkat menjadi sekitar 1.000 miniatur/bulan, bahkan bisa lebih.

Semuanya tidak ada yang tidak mungkin. Hanya butuh waktu, kesabaran, dan kreatif untuk terus mencari ide-ide baru untuk mencapai kesuksesan.

Monday, July 8, 2013

PELUANG USAHA PETERNAKAN KELINCI

Kelinci, binatang berbulu yang imut, memang telah lama dikenal di Indonesia. Berdasarkan catatan sejarah, kelinci dibawa ke Indonesia oleh Belanda. Sejak saat itu, kelinci telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia termasuk dalam aspek ekonomi. Usaha ternak kelinci banyak digeluti oleh masyarakat dan memang bisa menjadi penopang ekonomi. Kabarnya, selain lebih mudah, usaha ternak kelinci jauh lebih menguntungkan ketimbang ternak binatang pedaging lainnya. Tak percaya? Simak uraian berikut.

Mengapa Beternak Kelinci?

Ada beberapa alasan khusus mengapa cara beternak kelinci jauh lebih mudah dibandingkan ternak binatang lainnya. Pertama adalah pemanfaatan lahan. Beternak kelinci tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dengan kreatifitas Anda bisa menyulap lahan sempit sebagai tempat beternak. Alsan kedua adalah biaya produksi kelinci jauh lebih murah sehingga untuk memulai usaha ini Anda tak membutuhkan modal melimpah. Alasan ketiga adalah pemeliharaan juga perawatan kelinci jauh lebih mudah dan tidak menyita tenaga layaknya hewan pedaging lainnya. Hal lain yang menjadikan usaha ternak kelinci mudah adalah pakan yang menjadi makanan utama kelinci bukan bahan yang bersaing dengan manusia. Bahkan Anda bisa memanfaatkan limbah sisa dapur untuk diberi kepada kelinci Anda. Hal lainnya yang mebuat kelinci jauh lebih menguntungkan adalah kemampuannya bereproduksi yang jauh lebih sering dibandingkan hewan ternak lainnya. 

Jenis Ternak Kelinci



Secara umum, tujuan usaha ternak kelinci bisa dibagi ke dalam beberapa poin, antara lain:

  • Usaha tenak kelinci pedaging. Sudah bukan rahasia umum lagi, daging kelinci cukup nikmat dan istimewanya rendah lemak dan kaya akan senyawa protein. Usaha ternak kelinci untuk tujuan pedaging memiliki prospek yang baik. Terlebih harga daging lainnya cukup mahal. Daging kelinci hadir sebagai alternatif yang murah dan juga sehat. Jenis kelinci yang biasa diternakkan sebagai pedaging adalah Flemish Giant Rabbit, Satin Rabbit, Rex Rabbit dan lain-lain.
  • Tujuan lain ternak kelinci adalah sebagai penghasil anakan atau bibit kelinci. Kelinci secara bilogis memiliki rahim lebih dari satu sehingga ia bisa melahirkan lebih dari 1 bayi. Di luar dari pada itu, kelinci juga tergolong binatang prolific sehingga sangat mudah berkembang biak. Dalam setahun saja, sang betina bisa melahirkan sampai 5 kali. Dari sifat bilolgis ini, Anda tentu sudah bisa membaca berapa profit yang diperoleh peternak kelinci anakan ini kan?
  • Tujuan lain usaha ternak kelinci adalah untuk membidik permintaan pasar terhadap ketersediaan kelinci sebagai binatang peliharaan atau kelinci hias. Jenis kelinci yang diminati antara lain Angora Rabbit,Lop Rabbit, Lion Rabbit, Harlequin Rabbit dan masih banyak lagi lainnya. Kelinci hias tidak beritik pada kuantitas alias bobot kelinci melainkan pada kualitasnya terutama bagian bulu.
  • Tujuan ternak kelinci lainnya adalah sebagai penyuplai hewan percobaan untuk penelitian ilmiah di laboratorium. Memang permintaan ini masih relatif sedikit tapi bisa dijadikan sampingan.
  • Tujuan lainnya adalah untuk memenuhi permintaan industri. Bulu kelinci sangat baik untuk digunakan dalam industri khususnya garmen. Ada beberapa kelinci yang menghasilkan bulu indah dan kuat misalnya jenis kelinci anggora. Industri bulu kelinci ini semakin meningkat tiap tahunnya sebab aktivis lingkungan mulai detil mengkritik pengambilan bulu pada binatang langka. Menjawab hal ini, kelinci hadir sebagai alternatif terbaik.
  • Tujuan usaha ternak kelinci lainnya adalah sebagai penghasil pupuk kompos atau organic. Memang poin ini bukan tujuan utama tapi bisa sebagai sampingan dan menambah penghasilan peternak. Kotoran dan urin kelinci mengandung gas methane yang baik untuk biogas. Sementara itu urin kelinci juga diketahui baik untuk beberapa tanaman seperti anggrek.
  • sumber PELUANG USAHA PETERNAKAN KELINCI

Monday, July 1, 2013

Potensi Usaha Menanam Cabe

Saat ini cabe menjadi salah satu komoditas sayuran yang banyak dibutuhkan masyarakat, baik masyarakat lokal maupun internasional.


Saat ini cabe menjadi salah satu komoditas sayuran yang banyak dibutuhkan masyarakat, baik masyarakat lokal maupun internasional. Setiap harinya permintaan akan cabe, semakin bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di berbagai negara. Sehingga budidaya sayur ini menjadi peluang usaha yang masih sangat menjanjikan, bukan hanya untuk pasar lokal saja namun juga berpeluang untuk memenuhi pasar ekspor.

Tanaman yang berasal dari daerah tropis di benuaAmerika ini, sekarang banyak dibudidayakan di Indonesia. Potensi bisnis cabe yang cukup menguntungkan, menarik minat para petani di daerah dataran tinggi, dataran rendah, hingga daerah pesisir pantai untuk membudidayakan sayuran ini. Beberapa daerah penghasil cabe di Indonesia antara lain Banten, Cianjur, Tasik, Brebes, Medan, Padang, Tapanuli Utara, Lombok, serta beberapa daerah lainnya.

Jenis cabe juga cukup bervariasi, beberapa jenis dibedakan berdasarkan ukuran, bentuk, rasa pedasnya dan warna buahnya. Di Indonesia sendiri jenis cabe yang banyak dibudidayakan antara lain cabe keriting, cabe besar, cabe rawit, dan cabe paprika. Sebab menyesuaikan permintaan konsumen, yang banyak menggunakan jenis cabe tersebut sebagai penyedap masakan.

Selain dijadikan sebagai bahan penyedap makanan, cabe juga bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam produk olahan seperti saos cabe, sambel cabe, pasta cabe, bubuk cabe, cabe kering, dan bumbu instant. Bahkan produk-produk tersebut sudah berhasil di ekspor ke Singapura, Hongkong, Saudi Arabia, Brunei Darussalam dan India.

Untuk menghasilkan cabe yang berkualitas, diperlukan proses pembibitan dan perawatan yang tepat pada saat budidaya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada budidaya cabe, agar tidak mengalami kerugian antara lain sebagai berikut :

1. Pemilihan lahan yang sesuai. Tanaman cabe cocok ditanam di daerah yang disinari matahari 10-12 jam per hari, memiliki suhu 24-28° celcius, memiliki kelembapan 80% dan cocok tumbuh ditanah lempung berpasir yang banyak mengandung unsur hara, serta memiliki pH antara 6 sampai 7.

2. Musim tanam yang tepat. Jika harga cabe sedang anjlok, sebaiknya ganti dengan tanaman lain. Hal ini untuk mencegah kerugian akibat anjloknya harga, saat pasokan cabe melimpah.

3. Pilihlah jenis cabe yang banyak diminati konsumen, namun harga bibitnya tidak terlalu mahal. Dengan begitu biaya produksi juga dapat ditekan, agar tidak merugi.

4. Yang terakhir yaitu proses perawatan yang tepat. Lakukan penyemprotan pestisida cair dengan dosis 0,5-1 gram/liter ke lahan sebelum bibit ditanam, ini untuk mencegah serangan jamur dan patogen lain. Selain itu setelah 10 hari ditanam, tambahkan pupuk setiap seminggu sekali. Dan lakukan berselang-seling dengan pemberian pestisida.

Jika perawatan maksimal diberikan selama proses budidaya cabe berlangsung, makapeluang sukses meraup untung dari bisnis cabe dapat Anda nikmati. Sekian informasi mengenai potensi bisnis budidaya cabe, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bisnis di daerah Anda. Salam sukses.
 
Copyright 2010 info burung. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman